Tampilkan postingan dengan label Feature. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Feature. Tampilkan semua postingan

29 Desember 2014

Ketika Tangan Terbuka

Ketika Tangan Terbuka
Kita adalah manusia yang sempurna untuk menyandang kekhalifaan di muka bumi maka dari itu kita memiliki kelengkapan emosi dalam jiwa untuk merunut solusi terhadap masalah mulai dari yang pelik hingga menyangkut alam semesta raya. Ketika tangan terbuka, apakah itu berdoa, bersedekah, memaafkan atau menolong siapa pun maka saat itu kita telah mendeklarasikan diri sebagai pewaris khalifah di muka bumi karena kasih dan sayang telah bersemayam dalam dada kita.

Ketika tangan terbuka, akan banyak yang akan dibalaskan kembali pada kita. Inilah keagungan rasa indah dan damai yang diterjemahkan isi dada kita. Tangan terbuka, dada dijernihkan, akal menjadi sehat.

Banyak dab sedikit hanya menjadi masalah takaran namun kualitas setitik air akan bersifat sama pada lautan yang luas. Itulah kita yang tersadarkan oleh keadaan-keadaan yang dibuat oleh waktu dan takdir berjalan seiring menginfokan banyak hal yang bernilai untuk memompa semangat hidup dan juang untuk menyiapkan diri pada kehidupan yang lebih abadi setelah dunia yang singkat ini.

Inilah kebaikan, inilah haq.

Tangan terbuka menerima takdir.


02 Maret 2011

Pentingnya Pohon

Pentingnya Pohon
Sebuah pohon adalah tanaman kayu abadi. Hal ini paling sering didefinisikan sebagai tanaman kayu yang memiliki banyak cabang sekunder didukung jelas tanah pada batang utama tunggal atau batang dengan dominasi yang jelas. Pohon, bagaimanapun, adalah kekuatan vital dan memelihara. Mereka bermanfaat bagi lingkungan kita, memberikan kita obat-obatan, dan mengilhami mitos dan cerita. pemandangan yang indah dan subur dengan pepohonan rindang, air bersih, dan rumah cukup untuk satwa liar. Sebagai kisah berlangsung dan pohon-pohon ditebang, lingkungan mulai asam. Hewan melarikan diri karena kurangnya makanan dan tempat tinggal, udara menjadi gelap dan kotor, dan penyediaan air tumbuh basi.

Pohon memberikan keteduhan pada musim panas dan tempat berlindung di musim dingin. Bahkan, pohon yang ditanam di sekitar rumah kita membantu mengurangi pemanasan dan pendinginan biaya. Selama musim panas, pohon dapat menghalangi matahari dan memiliki efek pendingin pada kita dan rumah kita, dan selama musim dingin, pohon-pohon bisa membuat kita lebih hangat dengan melindungi kita dari angin dan salju.

Udara yang kita hirup ditingkatkan oleh kehadiran pohon. Untuk makan sendiri, pohon menyerap bahan kimia berbahaya seperti karbon monoksida dan pada gilirannya mengeluarkan oksigen. Selain itu, mereka filter dan perangkap polutan seperti asap, debu, dan abu membuat bersih udara kita.

Dimana air yang bersangkutan, pohon tidak hanya menyerap air - mencegah banjir, tetapi juga membantu curah hujan menyebar ke daerah yang lebih merata. Selain itu, dengan menahan air, pohon-pohon membantu mengurangi jumlah lapisan atas tanah lari ke selokan dan sungai. Daun di atas tanah, tetap dekat kelembaban tanah membantu pertumbuhan dan perangkap bahan kimia menjaga mereka keluar dari danau dan sungai. Pada skala yang lebih besar, pohon-pohon menjaga lingkungan global kita dengan cara yang kita baru mulai mengerti. Dengan bertindak sebagai penyerap karbon yang sangat besar, pohon menyerap sejumlah besar karbon dioksida dari atmosfer kita. Jika pohon itu tidak melakukan fungsi ini penting, akan ada sedikit untuk mengurangi dampak pemanasan global yang disebabkan oleh Efek Rumah Kaca.

Pohon saja bermanfaat bagi kita tidak hanya lingkungan fisik kita, tetapi juga menarik burung dan satwa liar lainnya, membuat pusat-pusat perkotaan kita tempat yang lebih menyenangkan untuk hidup. Gambar diam menakutkan yang akan menimpa sebuah kota adalah lagu burung seluruhnya tidak ada.

Sbg penutup

Pentingnya pohon tampak jelas ketika seseorang mencoba untuk membayangkan dunia tanpa mereka. Cleaner udara dan air, makanan untuk tabel dan pikiran kita, serta inspirasi bagi indera kita hanyalah beberapa hal yang diberikan kepada kita oleh pepohonan. Jika tidak ada yang lain, mereka memberi kita alasan untuk duduk, menutup mata kita, dan mendengarkan angin gemerisik daun walaupun mereka.

02 Oktober 2009

Gempa dan Akibatnya

Gempa dan Akibatnya
Gempa Bumi bisa terjadi kapan saja dan dimana saja sesuai kehendak Allah SWT walaupun di sana terdapat banyak kaum muslim yang beriman dan beramal sholeh, namun bagi mereka tentu saja musibah gempa bumi itu bukan merupakan adzab tetapi akan merupakan ujian berat yang sengaja Allah turunkan untuk menguji keimanan mereka.

Di sisi lain gempa bumi akan merupakan adzab bagi orang-orang kafir yang tidak mau beriman kepada-Nya, sengaja Allah menurunkan peristiwa tersebut untuk memperingatkan kekafiran mereka.

Berbagai dampak dari peristiwa gempa bumi tersebut bermunculan baik positif maupun negatif mulai dari perampokan dan pencurian sampai kepada ucapan belasungkawa, dan bantuan yang muncul dari berbagai pihak.

Rosulullah pernah memberi wejangan kepada para sahabat agar jangan sampai umat Islam menerima bantuan dari orang-orang kafir karena akan menyulitkan umat Islam berdakwah kepada mereka dimasa yang akan datang.

Kita berharap semoga peristiwa di Indonesia tidak terjadi lagi dimana banyak kaum Muslim di sana yang berpindah agama hanya karena adanya sedikit bantuan dan simpati dari orang-orang kafir.

Melihat peristiwa tersebut sebaiknya kita waspada agar musibah gempa bumi tersebut :

1. Jangan sampai dijadikan lahan para koruptor dan pencuri untuk membuat posko-posko bantuan piktif untuk kepentingan sendiri, mereka menerima bantuan dari berbagai pihak termasuk pemerintah tetapi tidak menyalurkanya atau hanya sebagian kecil yang mereka sumbangkan kepada korban bencana alam.
2. Tidak di jadikan lahan pemurtadan oleh orang-orang kafir dengan cara memberikan berbagai bantuan fisik dan non fisik.
3. Tidak dijadikan lahan da’wah bagi aliran dan ajaran sesat para teroris dengan dalih Jihad fii sabilillah.

Semoga para korban bencana alam tersebut dikuatkan iman mereka sehingga mereka akan tetap berpegang teguh kepada Aqidah yang dicontohkan oleh Rosulullah. Amin.

Peringatan Al Quran

Peringatan Al Quran
Perhatikanlah, betapa mereka mengada-adakan kebohongan terhadap Allah? dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka)

Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Kitab (Taurat)? Mereka percaya kepada Jibt dan Tagut , dan mengatakan kepada orang-orang kafir (musyrik mekah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya daripada orang yang beriman

Mereka itulah orang-orang yang dilaknat oleh Allah. Dan barang siapa yang dilaknat oleh Allah, niscaya engkau tidak akan mendapatkan penolong baginya

Ataukah mereka mempunyai bagian dari kerajaan (kekuasaan), meskipun mereka tidak akan memberikan sedikit pun (kebajikan) kepada manusia

Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) karena karunia yang telah diberikan Allah kepadanya? Sungguh, Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepada mereka kerajaan (kekuasaan) yang besar

Maka diantara mereka (yang dengki itu), ada yang beriman kepadanya dan adapula yang menghalangi (manusia beriman) kepadanya. Cukuplah (bagi mereka) neraka jahanam yang apinya menyala-nyala

Sungguh, orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain, agar mereka merasakan azab. Sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai mereka kekal didalamnya selama-lamanya. Di sana mereka mempunyai pasangan-pasangan yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman

Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum diantara manusia, hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allahsebaik-baiknya yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat

Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taati Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) diantara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (Sunahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan Hari Kemudian. Yang demikian itu, lebih utama (baagimu) dan lebih baik akibatnya.
(QS An-Nisa’ : 50-59)

17 Juni 2009

Hari-harikuTiada Sempurna tanpa SHOLAT

Diri ini sering dipenuhi kebimbangan akan arti hidup. Sulit rasanya membedakan yang mana yang sepatutnya dan yang mana selayaknya. Jiwa ini seakan tergadaikan kepada sesuatu yang aku tidak ketahui sendiri. Seperti itulah yang sering terjadi menghabiskan waktu hidup ini.

Hingga akhirnya sholat ini mendekapku dalam ke'fokus'an sebuah hidup lebih bermakna. Sholat mmbuka panca indra ini untuk lebih berkarya dan menciptakan lebih banyak ide untuk hidup.

Kata Al Gazali,...dalam hidup kita harus bekerja! namun orang yang bekerja pasti mati,...maka untuk bekerja manusia harus berilmu...namun orang berilmu juga akan mati...berarti untuk berilmu orang harus beriman namun itu belumlah cukup, akhirnya yang akan bertahan adalah orang yang melakukan pekerjaannya dengan ikhlas.

Ikhlas
ini barulah dapat kita temukan dalam sholat. kenapa, karena Allah SWT akan menitipkan kepada kita sifat tersebut, sehingga hari-hariku tiadalah bermakna jika tiada sholat yang terlaksana dikarenakan tiada kikhlasan dalam menjalani hidup itu. Sholat bagaikan air segar di saat kita dahaga, di saat hidup ini subur pun sholat tetap menjadi senjata ampuh untuk mengutarakan rasa syukur dimanapun kita berada, hingga ajal ini menjemput,...sungguh indah dan tak sabar ingin bersua dengan Allah SWT. Assalam

31 Mei 2009

Keteraturan

Dalam Jiwa Ada Sistem yang Teratur

Dalam Jiwa Ada Sistem yang Teratur
" ...aku tak pernah berhenti meratapi indahnya alam ini yang termusnahkan oleh merepa yang telah memutuskan rantai keseimbangan alam ini"

Diri yang sebenarnya dalam diri kita ada sebuah benang yang menghubungkan kita terhadap keteraturan alam ini. Manusia hidup memiliki bekal Akal dan Nafsu yang dikontrol oleh hati. Dimana Akal ini akan dipakai sepanjang hayat namun nafsu ini hanya akan berarus deras di saat kita masih muda dimana akan menjebak hampir sebagian manusia yang menyadari akan kehadiran nikmat sesaat. Namun, akal tetap eksis dimanapun kita berada kecuali jika kita merusak tatanan keseimbangannya. Maka peran hati pun menjadi buta dalam mengontrol kedua bekal ini. Jika Nafsu lebih condong merajalela merusak keteraturan yang ada, memeras habis hasil bumi, maka kehancuran tatanan lingkungan hidup kita hanya menunggu kehancuran karena jiwa keteraturan tersebut telah putus. Marilah kita berbenah dalam nikmat berkarya. Assalam.

Fisika oh fisika

Alam yang Begitu Indah terabaikan

Alam yang Begitu Indah terabaikan
"...sulit kuberkata disaat alam mulai merintih, hujan tak teratur lagi datang menyapa, terik juga begitu terlewat panasnya. Mengapa?...hanya kitalah yang berilmu ini yang mampu menjawabnya dan mempertanggung jawabkannya!"

Mungkin suara kendaraan yang hulu-lalang telah menggantikan suara kicau burung dan tiupan segar angin dedaunan. Hal ini telah nampak hampir di setiap sudut kota. Kota seperti dikutuk untuk menjadi lahan yang tandus dan serba beton. Air pun tidak menjadi sahabat lagi, dimana-mana kita harus membelinya. Apakah sains di bumi ini telah beralih ke sistem ekonomi jual beli, dimana mulut-mulut para saintis telah dibungkam oleh perihnya perekonomian? Saya rasa alam ini masih bisa menjamin kehidupan kita, mengapa pula kita tidak mau membela alam ini dari sebagian kaum kita yang merajalela dengan ambisi yang tak berkesudahan membabat hutan, mencemari air dan udara. 


Kemana langkah keberanian kita untuk menegur mereka dengan penemuan-penemuan yang mutakhir yang mampu memberi efek jera. Jangan ditunggu pemerintah turun tangan. Negara hanya mampu membuat Undang-Undang untuk melindungi aset hidup orang banyak yaitu alam namun negara tidak mempu memberi efek tunduk terhadap pemerintah yang telah terbentuk. Hanya saintislah yang mampu menggerakkan hal tersebut. Dimana hurani dan ketulusan kita yang berada dalam hati yang terdalam telah terikat dengan jantung alam ini. Marilah kita, mewujudkan karya kita melalui ilmu yang diwariskan kepada kita untuk menciptakan sebuah penemuan mutakhir yang akan membentuk kembali alam ini menjadi sedia kala yang akan menyediakan kepada kita sebuah kicauan burung di pagi hari, air yang bersih, udara yang segar dan tanah yang subur untuk kita semua.