09 September 2015

Filled Under:

Hati selalu Dipenuhi Kebimbangan

09.37

Jika hati dipenuhi kebimbangan maka akallah yang menyebabkannya dikarenakan banyaknya keinginan yang ingin diwujudkan. Sebenarnya cela kesombongan dimunculkan oleh akal pula yang begitu menanamkan kebanggaan kepada usaha yang diizinkan menerima kesuksesan.

Amat sederhana hati ini mendapatkan ketenangan yaitu melepas kuasa akal sepenuhnya dan menjadikan nafsu kita menjadi mutmainnah dan hati menjadi tenang.

Tidak salahnya menggunakan akal tapi hanya bagi mereka yang telah mengenal hakikat dirinya. Selama hakikat diri belum terdefenisi konkret maka berhati-hatilah bisa saja Iblis telah memanipulasi pemahaman kita sehingga menjadi doktrin tak bertanggung jawab dan pastinya ini menjadikan hati semakin mengalami kebimbangan.

Mau tau rasa hati mengalami kebimbangan?

Cobalah duduk selama 5 menit dan rasakan keheningan, jika masih ada suara-suara aneh terngiang di benak kita maka hati kita tidak siap menampung segala beban dari akal kita.

Sebaliknya, mau tau rasanya akal dimatikan?

Cobalah rasanya sakit! Saat itu ketidak berdayaan menyelimuti kita dan apa jadinya, akal pasrah pada keadaan. Jadinya hati mengambil alih, ketenangan serta merta menyelimuti kita. Disitulah pembelajaran betapa mulyanya kehidupan yang diaktifkan melalui hati kita. Ingatan kita hanya tertuju pada kedamaian yang bermuara pada spiritual keyakinan kita.

Namun selama ini kita terperdaya dengan akal yang eksis pada kesehatan dan menghindari rasa sakit dan inilah jadinya.

0 comments:

Posting Komentar