Takdir hanya untuk orang yang berTuhan. Menerimanya dan menjalaninya. Bagaimana jika kita mulai memanagenya.
Kok bisa?
Ternyata semua itu berasal dari prasangka kita?
Jika kita bisa memaksa setiap prasangka kita ke hal baik maka takdir akan mengarah ke kebaikan pula. Enak bukan jika kebaikan selalu datang tanpa diajak.
Memuliakan Tuhan dengan cara prasangka baik padanya. Memang diawal akan kita dapatkan hal-hal kurang mengenakkan, namun disinilah kita bisa memulainya.
Prasangka baik bisa kita munculkan dengan latihan olah rasa, olah raga, olah ruh dan olah rasio.
Latihan olah rasa dengan menjaga perasaan orang lain, jangan sampai membuat perkataan dan perbuatan menyinggung seseorang.
Olah raga tentu saja meluangkan waktu untuk fisik kita menerima gizi dan keseimbangan aktivitas setiap hari.
Olah ruh mengikat semua aktivitas spiritual keagamaan kita. Hubungan kepada Tuhan baik langsung maupun tidak langsung akan memupuk kesegaran batin kita.
Terakhir olah rasio diterapkan disetiap kebijakan pekerjaan hari-hari kita. Setiap hal yang dilakukan berlandaskan atas logika dan nalar yang benar.
Dengan menerapkan ini maka kita akan mampu memanage takdir kita.

0 comments:
Posting Komentar